Sabtu, 03 November 2012

Kriptografi

Semakin majunya Teknologi Informasi yang memungkinkan orang-orang untuk berkomunikasi lewat jarak jauh. Untuk memuaskan atau memberikan kenyamanan dan keamanan user/pengguna media informasi, maka tuntutan securitas.keamanan juga harus diperhatikan. Maka dari itu dikembangkanlah cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang cara security data atau lebih dikenal dengan kriptografi. Kriptografi merupakan ilmu untuk menjaga kerahasiaan sebuah informasi. Pengertian lain dari Kriptografi adalah ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi.
Kriptografi
Kriptografi memiliki dua konsep dasar yaitu enkripsi dan dekripsi. Enkripsi merupakan proses dimana informasi/data yang akan dikirim diubah ke dalam bentuk yang hampir tidak diketahui sebagai informasi awalnya dengan menggunakan algoritma tertentu. Dekripsi merupakan lawan dari enkripsi yakni mengubah kembali bentuk yang samar itu menjadi informasi awal. Ada 4 tujuan utama dari Kriptografi ini, yaitu



  1. Kerahasiaan, merupakan layanan yang digunakan untuk menjaga konten dari informasi dari siapapun kecuali yang mempunyai otoritas atau kunci rahasia untuk membuka/mengupas informasi yang telah di password
  2. Integritas data berhubungan oleh penjagaan dari modifikasi data secara tidak wajar. Dalam Kriptografi untuk menjaga integritas data, sistem mesti mempunyai abilitas untuk mendeteksi perubahan data oleh pihak-pihak yang tidak berwenang, antara lain insert, delete, dan update data lain kedalam data yang sebenarnya. 
  3. Authentication berhubungan dengan identifikasi/pengenalan, baik secara kesatuan sistem ataupun informasi itu sendiri. Dua pihak yang saling berkomunikasi mesti saling memperkenalkan diri. Informasi yang dikirimkan melalui kanal harus diautentikasi keaslian, konten datanya, waktu pengiriman, dan lain-lain.
  4. Non-Repudiasi atau nirpenyangkalan adalah usaha untuk mencegah terjadinya penyangkalan terhadap pengiriman/terciptanya suatu informasi oleh pengirim/pembuat.
Kriptografi kuno lebih memfokuskan kekuatan dalam kerahasiaan algoritma yang dipakai (artinya apabila algoritma yang dipakai sudah dikenal maka informasi sudah pasti bocor dan dapat diketahui isinya oleh siapa saja yang mengetahui algoritma tersebut), kriptografi modern lebih menitikberatkan dalam kerahasiaan kunci yang digunakan pada algoritma tersebut sehingga algoritma tersebut mudah saja disebarkan ke kalangan masyarakat tanpa takut kehilangan kerahasiaan bagi para pemakainya.
Berikut adalah istilah-istilah yang digunakan dalam bidang kriptografi :
  • Plaintext  (M)  adalah pesan yang akan  dikirimkan  (berisi  data asli).
  • Ciphertext  (C)  adalah pesan terenkripsi (tersandi) yang merupakan hasil enkripsi.
  • Enkripsi (fungsi E) adalah proses pengubahan plaintext menjadi ciphertext.
  • Dekripsi (fungsi D) adalah kebalikan dari enkripsi yakni mengubah ciphertext menjadi plaintext, sehingga berupa data awal/asli.
  • Kunci adalah suatu bilangan yang dirahasiakan yang digunakan dalam proses enkripsi dan dekripsi..
Sekian dulu artikel tantang Kriptografi inshallah akan bersambung mengenai dunia Kriptografi
Baca Juga Authentication Protocol

0 komentar:

Poskan Komentar