Ketika kita ingin membuat sebuah website, baik website
pribadi, website perusahaan ataupun e-commerce pastilah kita akan membuat suatu
website yang menarik dan dinamis, web yang tidak monoton. Apa sih web dinamis
itu?
Web dinamis merupakan website yang isinya dapat berubah-ubah
(dinamis) sesuai dengan permintaan user atau pemakai. Karena dalam pembuatan
web dinamis dirancang semudah mungkin dalam menggunakan web dinamis tersebut.
Untuk membangun suatu web dinamis diperlukan beberapa komponen seperti, dari
client side script (HTML, Java Script, JQuery, CSS, AJAX, JSON, Google Maps
API) dan pada server side script (PHP, SQL, ASP, ADO, VBScript).
Tujuan utama dari sebuah website dinamis adalah otomatisasi.
Sebuah website yang dinamis dapat berjalan secara lebih efektif, lebih efisien
dan lebih mudah untuk dipertahankan , diperbaharui dan diperluas. Jadi pengguna
website dinamis akan lebih mudah menggunakan dan mengembangkannya.
Berdasarkan fitur, fungsi dan tujuan pembuatannya, sebuah
website dinamis dapat dikelompokan dalam beberapa tipe seperti News Site (Situs
Berita), biasanya berisi tentang berita atau artikel yang selalu up to date.
Misalnya Kompas. Detik, Metro News, Viva News, dll. Social Network, Misalnya
Facebook, Twiiter, Friendster, dll. E Commerce (Toko Online), misalnya Toko
Bagus, Amazon. Archive Site: Situs khusus dimana para pengguna dapat berbagi
informasi dan disimpan dalam arsip-arsip elektronik. Contoh : Yahoogroups,
Google Groups, Wikipedia, Archive.org
dll Blog – biasa juga disebut diari online dimana pemilik (individu atau group)
dapat mengupdate artikel, baik tulisan, gambar ataupun file multimedia lain
secara rutin dimana semua entri tersusun berurutan dan memiliki fasilitas
komentar buat pengunjung.
dibanding dengan website statis website dinamis lebih
memiliki manfaat, diantaranya:
